Profil Humas Pemerintahan Kota Medan

Pada zaman dahulu Kota Medan ini dikenal dengan nama Tanah Deli dan keadaan tanahnya berawa-rawa kurang lebih seluas 4000 Ha. Beberapa sungai melintasi Kota Medan ini dan semuanya bermuara ke Selat Malaka. Sungai-sungai itu adalah Sei Deli, Sei Babura, Sei Sikambing, Sei Denai, Sei Putih, Sei Badra, Sei Belawan dan Sei Sulang Saling/Sei Kera. Pada mulanya yang membuka perkampungan Medan adalah Guru Patimpus lokasinya terletak di Tanah Deli, maka sejak zaman penjajahan orang selalu merangkaikan Medan dengan Deli (Medan–Deli). Setelah zaman kemerdekaan lama kelamaan istilah Medan Deli secara berangsur-angsur lenyap sehingga akhirnya kurang popular. Dahulu orang menamakan Tanah Deli mulai dari Sungai Ular (Deli Serdang) sampai ke Sungai Wampu di Langkat sedangkan Kesultanan Deli yang berkuasa pada waktu itu wilayah kekuasaannya tidak mencakup daerah diantara kedua sungai tersebut. Secara keseluruhan jenis tanah di wilayah Deli terdiri dari tanah liat, tanah pasir, tanah campuran, tanah hitam, tanah coklat dan tanah merah. Sumber Berita:

 

  • Visi dan Misi
  • Struktur Organisasi
  • Strategi Kebijakan
  • Program Strategis

::Secara umum arah dan agenda pembangunan kota mengacu kepada visi :


>>Jangka Panjang (Visi 2025) → Perda Nomor 8 Tahun 2009 : Kota Medan yang maju, sejahtera, religius dan berwawasan lingkungan (Indikasi : Income perkapita Rp 72 Juta / tahun)

>>Jangka Menengah (Visi 2015) : Kota Medan menjadi Kota Metropolitan yang berdaya saing, nyaman, peduli dan sejahtera

>>Jangka Pendek (Tahun 2011) : Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin dinamis dan berkualitas guna menciptakan kesempatan kerja yang luas, mengurangi kemiskinan, meningkatkan mutu pelayanan public dan kesejahteraan masyarakat (Indikasi : Income perkapita menjadi Rp 41,3 Juta dari Rp 36 Juta Tahun 2010)

Misi Pemerintah Kota Medan Tahun 2011

Melaksanakan percepatan dan perluasan pembangunan kota terutama pada 6 (enam) aspek dasar, yaitu :

Pelayanan pendidikan baik akses, kualitas maupun manajemen pendidikan yagng semakin baik, sehingga dapat menciptakan lulusan yang unggul.

Perbaikan infrastruktur, utamanya perbaikan jalan kota, jalan lingkungan, taman kota dan drainase serta penataan pasar tradisional secara simultan.

Pelayanan kesehatan, baik akses, mutu maupun manajemen kesehatan yang semakin baik.

Peningkatan pelayanan administrasi public terutama pelayanan KTP/KK/Akte kelahiran dan perizinan usaha.

Peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk meningkatkan kapasitas dan prestasi kerjanya, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. Catatan : Misi ini tidak ringan dan pencapaiannya akan dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Untuk itu, kita harus bekerja lebih efektif.

Rencana Capaian Sasaran Pembangunan Kota Tahun 2011

Pencapaian PDRB menjadi sebesar Rp 85,85 Trilyun dari Rp 73,16 Trilyun Tahyn 2010. (Oleh karena itu, dunia usaha harus bekerja berdasarkan target PDRB, bukan volume APBD yang hanya sebesar Rp 2,9 Trilyun)

Income per kapita sebesar Rp 41,3 Juta dari Rp 36 Juta Tahun 2010. (Hal in akan mendorong kemampuan berkomunikasi masyarakat dapat lebih meningkat sehingga kesejahteraannya semakin tinggi)

Pertumbuhan ekonomi mencapai 7,5%-7,7% lebih tinggi dari target propinsi (6,5%) dan nasional (6,2%). (kita sebenarnya harus lebih berani, mematok target menjadi 8%-8,5% untuk menciptakan lapangan kerja lebih luas)

Inflasi dibawah 1 digit (5%-5,5%) untuk menjaga dan meningkatkan daya beli masyarakat

Menurunkan tingkat pengangguran terbuka dan jumlah penduduk miskin masing-masing 1% dari tahun 2010.

Sumber Berita: www.pemkomedan.go.id


::Struktur Organisasi

::Strategi Kebijakan

Misi Pertama : Mewujudkan percepatan pembangunan daerah lingkar luar, dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha kecil, menengah dan Koperasi (UKMK) untuk kemajuan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat kota.

Arah kebijakan yang ditetapkan pada agenda :

Percepatan Pembangunan Wilayah Lingkar Luar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

::Prioritas Pembangunan Kota Tahun 2006 - 2010


Dalam RPJMD tahun 2006 - 2010 ditetapkan bahwa untuk melaksanakan empat agenda pembangunan kota sebagaimana yang telah dirumuskan, dicantumkan 24 agenda prioritas pembangunan tahun 2006 - 2010. Sesuai dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas dan kondisi umum yang dihadapi, maka tidak semua prioritas tersebut menjadi prioritas tahunan dalam rencana pembangunan tahunan atau RKPD. Untuk itu, yang menjadi prioritas pembangunan kota pada tahun 2006 sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan tahun 2006 serta arah kebijakan umum dan strategi dan prioritas pembangunan kota tahun 2006 – 2010 adalah prioritas yang terfokus pada upaya penyelesaian yang mendesak dan menuntut sesegera mungkin untuk dilaksanakan, di samping berdampak luas bagi kemajuan dan peningkatan kemakmuran masyarakat.

Permasalahan paling mendasar dalam penyusunan dan penetapan prioritas daerah tahun 2006 adalah masih terbatasnya sumber – sumber pendapatan daerah, baik yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, maupun Pendapatan Lain – Lain Yang Sah. Permasalahan lainnya adalah semakin besarnya kebutuhan pembiayaan pembangunan kota yang diperlukan dalam rangka pembangunan dan pemeliharaan prasarana dan sarana sosial ekonomi kota. Permasalahan penyusunan prioritas daerah juga muncul seiring dengan berkembangnya investasi dalam beberapa tahun terakhir di berbagai sektor ekonomi kota, sebab selain memberikan dampak positip bagi penambahan lapangan kerja baru dan peningkatan produksi daerah juga memunculkan tambahan kebutuhan ketersediaan berbagai infrastruktur penunjang, untuk kegiatan investasi dan ekonomi yang ada. Pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana penunjang sosial ekonomi tersebut kenyataannya membutuhkan pembiayaan yang relatif besar, sehingga belum proporsional dengan sumber – sumber pendapatan daerah yang tersedia.

Di samping itu, sebagai Ibu Kota Propinsi Sumatera Utara dan yang mengemban fungsi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus barometer bagi kemajuan pembangunan Propinsi Sumatera Utara, Kota Medan juga memerlukan sumber sumber pembiayaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lainnya di Propinsi Sumatera Utara. Permasalahan lain yang cukup menonjol adalah di bidang pembangunan sosial. Hal ini disebabkan Kota Medan memiliki jumlah penduduk yang besar dengan mobilitas sosial yang luas sehingga sering memunculkan masalah – masalah sosial kemasyarakatan yang kompleks. Dari sisi anggaran, masalah – masalah pembangunan tersebut di atas telah menyebabkan semakin signifikannya kebutuhan alokasi belanja yang bersifat bantuan sosial dan keuangan.

Berdasarkan masalah-masalah tersebut, prioritas daerah juga diarahkan untuk mendukung penyelenggaraan tugas, fungsi, dan kewenangan pokok pemerintahan daerah secara optimal dalam rangka memperkuat implementasi otonomi daerah. Selanjutnya, berdasarkan keterbatasan dana yang dapat dibelanjakan, maka belanja daerah juga diprioritaskan kepada optimalisasi pelaksanaan fungsi dan tugas pokok seluruh perangkat daerah, dengan fokus kebijakan dan program pembangunan kota yang memiliki efek ganda guna menjaga keserasian, keselarasan dan kesinambungan antara kegiatan pemerintahan umum dengan pelayanan publik. Prioritas daerah juga memperhatikan keterpaduan antara pengeluaran untuk belanja aparatur dengan belanja publik sehingga benar - benar dapat dimaksimalkan penggunaannya.

Sejalan dengan isu – isu stratejik, dan permasalahan pembangunan kota serta proyeksi keadaan yang diharapkan dapat diwujudkan selama tahun 2006, maka prioritas daerah secara keseluruhan diarahkan kepada 6 (enam) agenda prioritas pembangunan kota antara lain : 
1) Percepatan pembangunan wilayah lingkar luar
2) Penanggulangan kemiskinan 
3) Pembangunan, pengembangan dan peningkatan kualitas infrastruktur kota khususnya di sektor ke PU an
4) Pembangunan pendidikan dan kesehatan
5) Pengembangan usaha kecil menengah dan koperasi, sebagai pelaku usaha terbesar dalam perekonomian kota
6) Penataan kota sebagai daya tarik berinvestasi sekaligus upaya mempertahankan dan meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keindahan lingkungan kota.

Melalui prioritas daerah yang ditetapkan, diperkirakan pembangunan kota selama tahun 2006 akan tetap mampu menstimulan perekonomian kota sehingga menciptakan kesempatan kerja baru yang lebih luas berdasarkan efek ganda implementasi program pembangunan kota yang dilaksanakan. Sesuai dengan sistem, prosedur dan tata cara penyusunan anggaran, maka pengelompokan prioritas daerah juga didasarkan kepada urusan pemerintahan daerah otonom yang diselenggarakan Pemerintah Kota Medan. Oleh sebab itu, prioritas daerah yang selanjutnya dideskripsikan ke dalam anggaran belanja daerah juga dapat diklasifikasikan berdasarkan urusan pemerintahan daerah yang dikelola, yaitu : 

Urusan Wajib:
1) Pendidikan
2) Kesehatan
3) Pekerjaan Umum
4) Perumahan
5) Penataan Ruang
6) Perencanaan Pembangunan
7) Perhubungan
8) Lingkungan Hidup
9) Kependudukan dan Catatan Sipil
10) Pemberdayaan Perempuan
11) Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera
12) Sosial
13) Tenaga Kerja
14) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
15) Penanaman Modal
16) Kebudayaan
17) Pemuda dan Olah Raga
18) Kesatuan Bangsa dan Politik dalam Negeri
19) Pemerintahan Umum
20) Kepegawaian
21) Pemberdayaan Masyarakat
22) Kearsipan
23) Komunikasi dan Informatika

Urusan Pilihan:
1) Pertanian
2) Kelautan dan Perikanan
3) Perindustrian dan Pedagangan

 


 

 

 

 

 

HUT Ke 78 Bapak H. Anif Selengkapnya

Pelantikan Karang Taruna Medan Selengkapnya

Peresmian Gedung UINSU Selengkapnya

Kunker Kementrian Selengkapnya

Sekretariat Daerah
(0541) 662088
Kapoltabes Medan Sumatra 

(+62 61) 4520794
PMI

(+62 61) 4530198 
Ambulance
118, (+62 61) 453 5981
Kantor PT.PLN 

(+62 61) 6615155
Pemadam Kebakaran 
 +6261-4515356
RSU Dr.Pirngadi

(+62 61) 4536022
RSU H.Adam Malik

(+62 61) 8360381
Stasiun Kereta Api Medan
 (+62 61) 4514114

 

54.87.112.248 Pengunjung Hari Ini1689 ||Pengunjung Kemarin 1799||Total Pengunjung 2404642


  • JL. Kapten Maulana Lubis, No. 2, Medan, Sumatera Utara, 20112
  • Telpon (061) 4512412
  • Fax (061) 453796
  • SMS Center 08196001234

Twitter

Instagram

Facebook